|

Puluhan Mahasiswa Berhasil Lolos Masuk Gedung Kemenkeu, Tuntut Sri Mulyani Mundur

(Massa AMD berhasil masuk gedung Kementerian Keuangan)
Faktanews.id - Puluhan pengunjuk rasa berhasil masuk ke halaman gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Senin (20/7/2020). Massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa DKI Jakarta (AMD) ini sempat dicegah oleh scurity gedung namun mereka tetap berhasil lolos.

Di halaman gedung Kementerian yang dipimpin Sri Mulyani Indrawati itu, massa terus menyampaikan orasi menggunakan pengeras suara megaphone. Massa mendapat pengawalan ketat dari sejumlah scurity Kemenkeu.

Koordinator lapangan AMD, Abraham mengatakan pihaknya menuntut Sri Mulyani mundur dari jabatannya sebagai Menkeu. Sebab, kata Abraham, Menkeu Sri Mulyani tidak menindak tegas Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi terkiat kasus penyelundupan tekstil ilegal dari China.
"Kami minta Menkeu Sri Mulyani copot Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi. Dan kami juga minta Sri Mulyani mundur," kata Abaraham saat menyampaikan orasi.

Menurut Abraham, selama setahun terakhir ini ada 27 kontainer penyelundupan tekstil ilegal dari negeri Tirai Bambu yang masuk ke Indonesia. Tekstil ilegal yang menjadi barang bukti tersebut kini masih berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.


"Tekstil impor tersebut illegal karena lolos masuk ke Indonesia tanpa membayar bea dan cukai masuk safeguard. Namun anak buah Dirjen Bea dan Cukai tidak pernah melakukan penindakan dengan tuntas terhadap kasus tersebut," tukas Abraham.

Lebih lanjut, Abrahan mengatakan pihaknya sudah menerima informasi bahwa Heru Pambudi akan kembali diangkat sebagai Dirjen Bea dan Cukai. Padahal, kinerja Heru Pambudi selama menjabat Dirjen tidak maksimal. Bahkan, kata Abraham, Heru Pambudi tidak memberikan sanksi kepada anak buahnya yang membiarkan kasus penyelundupan tekstil ilegal dari China masuk ke Indonesia.

"Berdasarkan info yang kami terima dari sumber yang dapat dipercaya, saudara Heru Pambudi akan diangkat kembali menjadi Dirjen Bea dan Cukai untuk period ke 2. Ada apa dibalik semua ini, apa hubungan Sri Mulyani dengan Heru Pambudi," katanya. (ANS)



Komentar Anda

Berita Terkini