|

Peringati May Day Di Tengah Pandemi Covid-19, KASBI Bakal Demo Di Pabrik-Pabrik Kawasan Industri

Faktanews.id- Meskipun ada penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena wabah covid-19, Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) tetap akan melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah daerah dalam memperingati hari buruh atau may day, Jum'at (1/5/2020) besok.

Sekjend KASBI, Sunarno mengatakan aksi unjuk rasa akan berlangsung di daerah-daerah kawasan industri. Menurut Sunarno, di masing-masing daerah ada sekitar 5 ribuan massa KASBI yang akan turun aksi.

"Tidak banyak (massa KASBI) seperti biasa. Di pabrik-pabrik ada 5 ribu," ujar Sunarno saat dihubungi, Kamis (30/4/2020).

Massa KASBI yang malakukan unjuk rasa, menurut Sunarno diantaranya adalah KASBI Jakarta, Tangerang, Purwakarta, Cimahi, Semarang, Surabaya, Palembang, Kelimantan Timur, Banten, Indramayu dan lain sebagainya.

"Kita aksi di semua daerah pabrik-pabrik produksi. Aksi kawan-kawan buruh akan di lengkapi protokol kesehatan, masker, jas hujan sekali pake, dan lain-lain, serta barisan di buat berjejer dengan jarak 1 meter dengan peserta aksi lainya," papar Sunarno.
Ditanya kenapa tidak melakukan aksi di DPR, Sunarno mengatakan karena ada larangan. Dia mengatakan sudah berupaya agar massa KASBI bisa melakukan aksi unjuk rasa di DPR dalam memperingati hari buruh 2020 ini.

"Tidak bisa (aksi di DPR) karena dilarang. Kita sudah berupaya. Ini karena PSBB" tandas Sunarno.

Ada beberapa tuntutan yang akan disampaikan KASBI kepada pemerintah, DPR dan perusahaan pada peringatan may day nanti. Misalnya, kata Sunarno, KASBI meminta DPR dan pemerintah membatalkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Karja (Ciptaker) secara keseluruhan.

"Kita juga menyampaikan tuntutan kinerja Disnaker dioptimalkan terkait perselisihan perusahaan dan buruh. Banyak buruh yang diliburkan dan di PHK. Kita juga menyampaikan tuntutan perusahaan membayar upah dan THR. Selesaikan hak-hak buruh," katanya.

Tuntutan lain yang bakal disampaikan KASBI, menurut Sunarno meminta pemerintah dan DPR lebih serius melakukan penanganan wabah covid-19. Sebab, virus corona itu sudah menyebabkan ratusan orang Indonesia meninggal dunia.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada tim medis yang menangani virus covid-19 ini," tutup Sunarno sambari mengatakan Bantuan Sosial (Bansos) yang disalurkan pemerintah harus tepat sasaran.
Komentar Anda

Berita Terkini