|

Sekjen MN Kahmi Pernyataan Kepala BPIP Ahistoris dan Merendahkan Pancasila

Faktanews.id - Sekjen Majelis Nasional Kahmi sangat menyayangkan pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang baru dilantik, Yudian Wahyudi yg menyebut agama sebagai musuh terbesar Pancasila.

"Sangat disayangkan, BPIP yg diharapkan menjadi  lembaga yg mengemban misi penting untuk pemantapan ideologi Pancasila, koq pemimpinnya mala mainset , merendahkan Panncasila " ujar Manimbang di Kantor MN Kahmi jalan Turi, Jaksel.

Manimbang mendesak agar Ydian segera mencabut pernyataannya dan nemberiksn klarifikasi komprehensif atas pernyataannya.

Manimbang mengkhawatirkan kualitas dan karakter pemimpin seperti itu, akan membuat lembaga BPIP tdk efektif, bahkan berpotensi menjadi alat menjadi kepentingan politik tertentu.

"kualitas pemimpi. seperti ini, bukan akan memantapkan idelogi Pancasila, malah merendahkan" tegasnya

Manimbang  mengusulkan agar keberadaan lembaga tersebut ditinjau kembali.Seain utk efisiensi anggaran, juga utk mencegah intepretasi sepihak ats Ideologi Pancasila, yang dapat menggang keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Apalagi pemimpinnya  ahistoris, dan tdk kapabel, berpotensi menciptakan kegaduhan baru dan memicu konflik sesama anak bangsa"

Yudian Wahyudi sebelumnya menyebut ada kelompok minoritas yang ingin melawan Pancasila. Menurutnya, hal itu berbahaya.

“Si minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan,” ungkap Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu.
Komentar Anda

Berita Terkini