|

Tak Ada Pengaduan AMPG ke Komisi III DPR RI

Faktanews.id - Anggota Komisi III DPR RI, John Kenedy Aziz memastikan tidak ada jadwal Komisinya menerima pengaduan dari Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar.

"Itu tidak ada jadwalnya. Saya dari jam 09 pagi sampai kam 05 sore ada di Komisi. Jadi tidak ada pertemuan Komisi III dengan pengurus AMPG," ujar John saat dihubungu wartawan, Senin (9/9/2019).

Menurut John, jadwal Komisi III pada pagi hari hanya bertemu dengan Pansel Calon Pimpinan KPK. Kemudian, pada siang hari, John menambahkan, pihaknya bertemu dengan Capim KPK.

"Siangnya kita mengikuti bagian dari Fit and proper test dengan capim KPK. Jadi tidak ada jadwal Komisi III menerima pengaduan dari AMPG," tukas John.

Pernyataan John ini merupakan tanggapan atas pernyataan pengurus AMPG Adi Baiquni, yang mengatakan pihaknya menemui anggota Komisi III Masinton Pasaribu. Disebutkan Adi Baiquni, Masinton akan meneruskan pengaduannya kepada Kapolri soal Kapolres Jakarta Barat yang menfasilitasi penutupan akses masuk ke kantot DPP Partai Golkar.

John menyayangkan jika memang benar Pengurus AMPG menemui Masinton. Sebab, kata dia, banyak kader Golkar yang duduk di Komisi hukum tersebut.

"Orang Golkar terbanyak nomor 2 di Komisi III. Termasuk saya. Ketua Komisi III itu dari Golkar, pak Aziz Syamsuddin. Dan kami tidak ada bertemu (pengurus AMPG)," katanya.

Lebih lanjut, John meminta Masinton tidak ikut campur dalam urusan internal Golkar. Komisisi III, kata dia, juga tidak akan melanjutkan pengaduan AMPG ke Kapolri soal pengaduan yang diklaim pengurus AMPG.

"Apa yang harus diteruskan ke Kapolri. Kami memberikan klarifikasi berkaitan dengan pernyataan Masinton. Ngapain pak Masinton ngurusin itu. Orang Golkarlah yang di Komisi III yang menindaklanjuti kalau memang ada apa-apa," tegas John.

Tak sampai di situ, John juga mamastikan bahwa selama inj tidak ada penutupan akses masuk ke kantor DPP Golkar.

"Tidak ada yang menghalang-halangi masuk ke DPP. Siapapun bisa masuk. Tidak ada penghalangan masuk setahu saya," katanya. (RF)
Komentar Anda

Berita Terkini