|

IPW Desak Polisi Tangkap Dalang Kerusuhan 22 Mei

Faktanews.id - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mendesak Polri segera menangkap dalang kerusuhan dalam aksi massa 22 Mei. Apalagi Menko Polhukam Wiranto mengaku mengetahui enam dalang kerusuhan tersebut.

“Jika memang sudah diketahui persis dalangnya harus langsung ditangkap, sebelum melarikan diri atau membuat kerusuhan baru,” ujar Neta dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/5).

Menurut Neta, Polri tidak perlu takut untuk cepat bertindak menangkap dan memproses hukum enam dalang kerusuhan dimaksud. Apalagi mayoritas rakyat Indonesia juga mengapresiasi kinerja jajaran kepolisian untuk mengungkap kasus kerusuhan 22 Mei lalu.
Untuk melancarkan aksinya, keenam dalang itu menggunakan salah satu ormas kepemudaan, para preman Tanah Abang, santri muda, dan anak anak muda lainnya.

“Mereka inilah yang memprovokasi massa demonstran pendukung capres 02 dari daerah. Sehingga terlibat dalam kerusuhan dan bersikap anarkis terhadap aparat keamanan,” jelasnya.

Selain menciduk keenam dalang kerusuhan, sambung Neta, Polri juga harus segera mendata ratusan korban kerusuhan 22 Mei. Apalagi yang korban kerusuhan adalah masyarakat umum, pedagang kecil, pemilik toko dan masyarakat kecil lainnya.

“Kerugian masyarakat di sekitar lokasi kerusuhan, harus dibebankan ke para pelaku dan keenam dalang kerusuhan, serta penyandang dana kerusuhan secara akumulasi dengan pasal berlapis yang memberatkan,” tegasnya.

Lebih jauh Neta mengatakan, Polri wajib melindungi masyarakat yang bermukim dan bekerja di sekitar lokasi kerusuhan. Pasalnya, selama beberapa hari mereka tidak bisa melakukan aktivitas usaha karena dilanda trauma.

“Begitu juga dengan pasangan capres 02 yang terlihat cuma fokus memperhatikan demonstran yang luka. Harusnya mereka juga perhatikan masyarakat sekitar yang menjadi korban, terutama para pedagang kecil yang tempat usahanya rusak dan dijarah, hingga mereka kehilangan mata pencaharian,” tukasnya. (Tri)
Komentar Anda

Berita Terkini