|

Menurut Amien Rais Lebih Dahsyat dari Tabloid "Indonesia Barokah" Jika Prabowo Ungkit Masa Lalu

(Amien Rais)
FaktaNews.id - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengingatkan Partai Gerindra pernah berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada Pilpres 2019. Dimana Prabowo menjadi Cawaores Megawati Soekarnoputri kala itu.

Menurut Amien, setelah tidak berkoalisi dengan PDI-P di pentas politik nasional Prabowo tidak pernah menyudukan Megawati. Namun, menjelang pelaksaan Pilpres 2019 ini, Prabowo sebagai Capres dan Sandiaga Uno sebagai Cawapres, kata dia, malah mendapat serangan dengan beredarnya tabloid "Indonesia Barokah". Padahal, kata Amien, Prabowo jika ingin mengungkit masa lalu, hal itu bisa lebih dahsyat dari serangan Tabloid yang dianggap berisi berita ujaran kebencian itu.

"Pak Prabowo itu pernah jadi Cawapresnya Bu Megawati, jadi sudah tidak masalah sekarang tiba-tiba dimasalahin, ya kalau misalnya Prabowo mau mengungkit masa lalu ya bukan hanya itu, tapi lebih dahsyat lagi," ujar Amien.

Hal tersebut disampaikan mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah tersebut di di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jl HOS Cokroaminoto No 93, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

Amien kemudian meminta agar tablid yang dianggap memojokkkan Prabowo-Sandi itu diusut. Dia ingin mengetahui siapa pemilik tabloid yang menurut Amien membuat keonaran menjelang Pilpres yang akan dilaksanakan pada 17 April nanti.

"Harus ditemukan para pemiliknya itu, karena betul-betul sudah membuat keonaran. Jadi maaf saya tidak sama dengan orang yang mengatakan tidak apa apa, itu jelas enggak, saya kadang kadang juga aneh," katanya.

Untuk diketahui, Tabloid "Indonesia Barokah" beredar di sejumlah daerah. Bawaslu sudah menemukan di Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta. tabloid ini diedarkan di sejumlah masjid dan Pesantren.
Komentar Anda

Berita Terkini