|

Di Harlah NU Ke-93, Ketum PBNU Doakan Jokowi Menang Pilpres, Tapi.....?

(Harlah NU ke-93 di JCC Senayan Jakarta)
FaktaNews.id - Hari Ulang Tahun Nahdlatul Ulama ke-39 digelar di di Plenary Hall, JCC Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2019). Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, Menpora Imam Nahrawi, Ketum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan ribuan warga Nadliyin.

Kyai Said memberikan sambutan pada Harlah ke-93 NU bertema "Konsolidasi Organisasi Jelang Satu Abad NU” itu. Dalam sambutannya, Kyai Said berbicara tentang Pilpres yang akan digelar pada 17 April mendatang.

Kyai Said ingin pesta demokrasi nasional serentak nanti berjalan sukses tanpa hambatan. Bahkan, kata dia, usai pencoblosan ada dangdutan jika itu memungkinkan.

"Oleh karena itu, dalam menyongsong pemilu yang akan datang baik itu pilpres maupun pileg, mari NU menyukseskan pemilu itu dengan damai, aman, nyaman, santai, bila perlu habis nyoblos dangdutan," ujar Kyai Said.

Kyai Said juga bersyukur Indonesia, sebagai sebuah bangsa selama ini tercipta kerukunan antar anak bangsa. Hal ini tak lepas dari struktur organisasi dan kontribusi organisasi kemasyarakatan, seperti NU dan Muhammadiyah, yang ikut menjaga dan melestarikan kemajemukan.

"Ada NU, ada Muhammadiyah, ada lain-lain. Alhamdulillah bangsa Indonesia ini mempunyai struktur sosial yang jelas sebagai cyrcle grouping social," ucap Kyai Said.

Selain ingin Pemilu serentak, baik Pileg dan Pilpres, berjalan sukses dan damai, lebih lanjut, Kyai Said, juga mendoakan capres nomor urut 01 Jokowi yang bepasangan dengan Ma'ruf Amin, keluar sebagai pemenang Pilpres.

Menurut Kyai Said, apa yang didoakannya untuk Jokowi memenangi Pilpres bukan merupakan kampanye. Diketahui, rival politik Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres nanti adalah Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 ini didukung Gerindra, PKS, PAN, Berkarya dan lain-lain.

"Mudah-mudahkan Bapak Ir H Jokowi diberikan kekuatan lahir batin oleh Allah, diberi petunjuk oleh Allah sehingga mendapatkan kemenangan dan kesukseskan, ini mendoakan, bukan kampanye," tukas Kyai Said. (FK)
Komentar Anda

Berita Terkini