|

Mandat Baru untuk Wantiknas Mendapat Dari Bappenas

Faktanews.id - Dampak pandemi tentu saja mengubah tatanan perilaku dan juga kebiasaan masyarakat Indonesia, bahkan dunia. Selama dua bulan masa PSBB dan juga bekerja di rumah membuat terjadinya pergeseran perilaku menuju “New Normal” Kenormalan Baru. Perubahan gaya hidup seperti tinggal di rumah, kerja di rumah, sekolah dari rumah, dan beribadah dari rumah menjadi gaya hidup baru yang berwujud virtual.

Penyebaran wabah Covid-19 telah memaksa masyarakat untuk mempercepat transformasi digital. Melihat permintaan ke arah transformasi digital semakin meningkat, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas selaku Ketua Harian Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas) memberikan mandat baru kepada Wantiknas dalam penguatan infrastruktur TIK.

“Kami melakukan penambahan mandat kepada Wantiknas dengan memberikan peluang kontribusi lebih besar dalam penguatan infrastruktur TIK serta pemanfaatan di bidang kesehatan, pendidikan, perdagangan, logistik, layanan sosial, industri, pariwisata, pertanian, perikanan serta sektor lainnya di Indonesia,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam diskusi dengan Tim Pelaksana Wantiknas secara telekonferensi di kediamannya di Jakarta pada Kamis, 14 Mei 2020.

Berdasarkan Keputusan Menteri PPN/Kepala Bappenas No 45 Tahun 2020, maka akan ada mandat baru untuk Wantiknas. Pertama menyiapkan rumusan rancangan kebijakan umum dan arahan strategis pembangunan nasional, melalui pengembangan teknologi informasi dan komunikasi termasuk infrastruktur, aplikasi, dan konten. Kedua melakukan pengkajian, evaluasi, dan masukan dalam menetapkan langkah-langkah penyelesaian permasalahan strategis yang timbul dalam rangka pengembangan teknologi informasi dan komunikasi.

“Ketiga melakukan koordinasi nasional dengan instansi Pemerintah Pusat/Daerah, Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah, Dunia Usaha, Lembaga Profesional, dan masyarakat pada umumnya dalam rangka pengembangan teknologi informasi dan komunikasi serta memberdayakan masyarakat,” ungkap Menteri.

Keempat memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan pemberian persetujuan atas pelaksanaan program pengembangan teknologi informasi dan komunikasi yang bersifat lintas kementerian agar efektif dan efisien.

“Terakhir atau mandat yang kelima yakni menyampaikan hasil pelaksanaan tugas kepada Ketua Tim Pengarah melalui Ketua Harian Tim Pengarah,” terang Menteri.

Namun pekerjaan Wantiknas ini tidak akan berjalan lancar jika tidak didukung dengan kualitas jaringan internet dan pasokan listrik. Untuk itu, Bappenas melalui menginstruksikan Tim Pelaksana Wantiknas untuk memastikan ketersediaan dan kualitas infrastruktur internet serta pasokan listrik terjaga selama masyarakat melakukan aktivitas di rumah saja.

“Kami merekomendasikan tim pelaksana agar memastikan ketersediaan dan kualitas infrastruktur jaringan internet serta pasokan listrik terjaga selama masyarakat melakukan aktivitas Kerja Dari Rumah (KDR)/Work From Home (WFH), termasuk dalam mengantisipasi lonjakan traffic akibat tidak adanya mudik Hari Raya Idul Fitri,” kata Menteri.

Sedangkan rekomendasi untuk tim pelaksana untuk percepatan transformasi digital ialah memperkuat sinergi antar operator telekomunikasi atau internet untuk memfasilitasi pendidikan jarak jauh, yang menggunakan jaringan internet. (ANS)
Komentar Anda

Berita Terkini