|

Mahasiswa Unindra Mengaku Dikasih Duit Sewa Bus untuk Demo DPR Tolak Revisi UU KPK

Faktanews.id - Mahasiswa dari kampus Universitas Indraprasta (UNINDRA) harus mengeluarkan duit sebanyak Rp7 juta untuk ikut aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019).

Duit yang dikeluarkan mahasiswa tersebut untuk menyewa sebanyak 7 buah bus kopaja. Harga sewa per kopaja sebanyak Rp1 juta.

Hal tersebut disampaikan salah seorang mahasiswa yang menggunakan jas almamater mirip kampus Unindra.

Menurut dia, duit yang digunakan untuk sewa bus Kopaja tersebut bukan dari urunan mahasiswa.

"Kita tidak ada urunan untuk sewas bus. Ada yang ngasih (duit) kemarin untuk sewa bus," kata dia.
Namun dia tidak menjelaskan siapa yang dimaksud memberikan duit untuk biaya sewas bus Kopaja tersebut. Dia juga meminta agar nama identitasnya tidak ditulis.

"Tulis inisial saja, mas. Tulis AHM saja nama saya," pinta dia.

Kopaja yang disewa untuk mengangkut mahasiswa ini diberangkatkan dari kampus UNINDRA ke gedung DPR RI. Mereka menolak revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR dan pemerintah.

Di depan gedung DPR, mahasiswa UNINDRA bergabung dengan mahasiswa lainnya. Mereka terdiri dari mahasiswa UI, UKI, Trisakti, UIN Syarif Hidayatullah dan Organisasi mahasiswa ekstra kampus seperti HMI dan jaringan Mahasiswa Muhammadiyah.

Mahasiswa ini sama-sama menolak revisi UU KPK. Bagi mereka, revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR dan pemerintah tersebut hanya untuk melemahkan KPK sebagai lembaga pembetantasan korupsi. (RF)
Komentar Anda

Berita Terkini