|

Densus 88 Tangkap Amir JAD Wilayah Lamongan dan Madura

Faktanews.id - Tim Densus 88 Antiteror kembali menangkap dua terduga teroris di Jawa Timur. Keduanya bernama Beni Luqman Hakim dan Hari Setiawan alias Abu Zufar, Kamis (22/8).

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, keduanya merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Timur. Keduanya diketahui merupakan Amir (pemimpin) JAD wilayah Jawa Timur.

“Penangkapan pertama dilakukan terhadap Hari Setiawan alias Abu Zufar. Dia amir JAD wilayah Madura dan Koordinator Bidang Hisbah,” ujar Dedi Mabes Polri, Senin (26/8).

Dedi menjelaskan, Hari ditangkap di kawasan Sukobanah, Sampang, Madura, Jawa Timur. Nama Heri cukup malang melintang dalam kasus terorisme di tanah air

“Pada 2014 di Desa Sengkaling, Malang, Jawa Timur, ia melakukan pelatihan bersama dengan Samsul Arifin alias Abu Umar, Sutrisno alias Pak Tris, Nurkholis alias Nur. Mereka memiliki mentor yaitu Abu Fida alias Abu Gar dari Ambon,” jelasnya.

Lebih lanjut Dedi menerangkan, Hari dapat dibilang aktif dalam kegiatan yang diadakan JAD. Ia diketahui ikut dalam pertemuan Amir JAD wilayah Jawa Timur pada Mei 2018 lalu.

“Pertemuan dilangsungkan di Islamic Center daerah Sidoarjo. Itu dilakukan satu hari sebelum tragedi Bom Surabaya,” paparnya.

Lalu, sambung Dedi, Densus 88 juga turut meringkus Beni di Jalan Raya Blimbing, Paciran, Lamongan, Jawa Timur. Beni diketahui juga merupakan seorang amir JAD di kawasan Jawa Timur.

“Dia sebagai amir JAD Lamongan. Pada tahun 2015, dia melakukan persiapan senjata di Gunung Panderman, Kota Batu, Malang, bersama Romly dan Abu Fida,” terangnya.

Beni, sambung Dedi, juga diketahui ikut dalam pertemuan Amir JAD wilayah Jawa Timur. Saat ini keduanya masih dalam pemeriksaan Densus 88 Antiteror.

“Kami terus kembangkan perkara kelompok tersebut, Densus lakukan langkah preventif dan memitigasi serangan teror,” katanya. Tri

Komentar Anda

Berita Terkini