|

Bakumham Ingatkan Yorrys Tak Ikut Cawe-Cawe Munas Golkar, Fokus Saja Bantu Urus Masalah Papua

Faktanews.id - Pengurus Pusat Badan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Bakumham) Partai  Golkar tidak terima dengan penilaian Yorrys Raweyai soal kepemimpinan Airlangga Hartarto. Fungsionaris PP BAKUMHAM Partai Golkar, Adrianus Agal, mengatakan, apa yang disampaikan Yorrys soal kepemimpinan Airlangga tidak sesuai fakta.

"Suatu fakta yang tidak terbantahkan jika dikatakan Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum mampu membawa Partai Golkar melewati terpaan badai permasalahan yang datang silih berganti. Kepemimpinan Airlangga Hartarto yang berhasil mempertahankan posisi kedua peraih kursi di parlemen adalah hal yang patut diacungi jempol," ujar Andrianus melalui keterangan tertulisnya.

Pernyataan Adrianus ini merupakan bantahan atas pernyataan Yorrys yang menilai kepemimpinan Airlangga di partai berlambang pohon beringin itu terburuk sepanjang masa. Menurut Andrianus, hal yang disampaikan Yorrys terlalu tendensius jika penilaian Yorrys tersebut berdasarkan keinginannya agar Golkar menggelar rapat Pleno.

"Kami tidak sependapat dengan pernyataan Yorirys . Terlalu tendensius dan berpikiran sempit kalau hanya didasarkan pada belum dilakukannya rapat pleno," katanya.

Andrianus menambahkan, Yorrys bukan lagi pengurus Golkar. dia hanya kader biasa, yang tidak perlu mendesak pengurus Golkar menggelar rapat Pleno. Golkar, kata Andrianus, pasti menggelar rapat Pleno, Rapimnas dan Munas.

"Sebaiknya Bung Yoris bersabar saja, sampai waktunya pasti Pengurus DPP akan menggelar pleno. Toh proses rangkaian Pileg juga belum selesai. Kami yakin nanti juga akan dilakukan rapat pleno itu," papar dia.

Andrianus juga menyarankan Yorrys lebih fokus mengurus Papua karena dia sebagai anggota DPD terpilih pada Pemilu 2019 lalu. Sejumlah persoalan di Papua harus dibantu dicarikan jalan keluarnya, dan tak perlu ikut cawe-cawe dalam urusan Munas Golkar.

"Selain itu ada saran buat bang Yorrys sebagai Anggota DPD terpilih mewakili Provinsi Papua untuk dapat lebih berkonsentrasi mengurusi permasalahan yang terjadi di Papua dan Papua Barat. Ancaman disintegrasi, issu SARA, pembangunan, sampai kesejahteraan harusnya bmenjadi fokus Yorrys saat ini, tidak usah lagi cawe-cawe urusan Munas Golkar. Kecuali Bang Yorrys mau jadi Pengurus DPP Golkar lagi," katanya. (RF)

Komentar Anda

Berita Terkini