|

Andrianto: Segera Bentuk TPF Terkait Ratusan Petugas Pemilu Meninggal Dunia

Faktanews.id - Inisiator Rumah Perjuangan Rakyat, Andrianto SIP mendesak pembentukan Tim Pencari Fakta (TPF) atas meninggal ratusan petugas Pemilu 2019. Tim ini, kata Andrianto, untuk menyelediki penyebab wafatnya mereka. Penyelidikan Tim ini juga dapat dilanjutkan terhadap rabuan petugas Pemilu yang mengalami sakit dan di rawat di sejumlah Rumah Sakit di sejumlah daerah.

"Harus ada TPF kenapa ini banyak yang meninggal dunia. Pembentukan TPF ini harus independen, gabungan dari civil socity untuk megadvokasi kenapa banyak yang meninggal dunia. Harus dicermati, ada apa ini," kata Andrianto saat berbincang dengan Faktanews.id di Rumah Perjuangan kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2019) malam.
Selain mendesak pembentukan TPF, Andrianto juga mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan penghitungan perolehan suara Pipres Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Menurut dia, sudah saatnya Situng itu dihentikan.

"Karena Situng ini menjadi keresahan warga negara. Kita harus taat pada Undang-Undang. Dalam Undang-Undang Pemilu No.7 Tahun 2017 Situng tidak dikenal," pungkas Andrianto.

Menurut Andrianto, jika Situng tak dihentikan maka pelakukanya dapat dipidanakan, karena pada situng ini banyak terjadi kesalahan dan bisa menimbulkan kecurangan.

"Dalam pasal 532 disebutkan barang siapa yang mengiliminer penghitungan bisa kena pidana. Dan kesalahan situng ini sudah cukup banyak," tandas Andrianto yang juga aktivis pergerakan ini. (RF)

Komentar Anda

Berita Terkini