|

Politisi Demokrat Minta Pemilu Ditunda Karena Ada Masalah DPT 17,5 Juta

FaktaNews.id - Persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dianggap belum selesai, meskipun pelaksanaan Pemilu Serentak yang bakal berlangsung 17 April 2019 nanti tinggal 15 hari lagi.

Banyak persoalan yang belum diselesaikan KPU sebelum pencoblosan berlangsung, salah satunya masalah dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

"Temuan ada 17,5 juta DPT yang dianggap bermasalah, baik itu kategorinya adalah ganda, kategorinya invalid, manipulatif, ya mungkin boleh juga dikatakan sebagai siluman. Siluman itu artinya orangnya benar-benar tidak ada," ujar politisi Partai Demokrat Abdul Rasyid dalam keterangannya, Selasa (2/4/2019).

Rasyid merupakan Caleg DPR RI dari Daerah Pemilihan DKI 2. Dia lantas meminta agar pelaksanaan pesta demokrasi nasional lima tahunan tersebut ditunda karena masalah DPT belum selesai.

“DPT yang bermasalah ini yang harus segera diselesaikan, jangan sampai ada ketidakpercayaan kepada Penyelenggara Pemilu, ini menunjukan kegagalan Pemerintah (Kemendagri) bersama KPU" katanya.

"Harus ada satu jawaban yang tegas (dari KPU). Saya yakin ini bukan mencari siapa yang salah. Karena kalau siapa yang salah, sudah pasti itu dari data awal di Kemendagri," tambah Rasyid

Menurut Rasyid, Partai Politik dan Paslon Pilpres, harus mendesak KPU memperbaiki 17,5 juta DPT Pemilu 2019 yang bermasalah. Karena hal itu akan salah satu ancaman kecurangan dalam penyelengaraan Pemilu kali ini.

Sekjend Boemiputra ini menilai sudah seharusnya KPU segera menyelesaikan permasalahan DPT agar tak ada lagi hal-hal krusial yang belum terselesaikan saat pencoblosan berlangsung.

Jika persoalan DPT ini belum selesai sampai saat pencoblosan berlangsung, Pemilu harus ditunda. Karenat tidak memenuhi azas transparan, Jujur dan adil. (RF)
Komentar Anda

Berita Terkini