|

Perangi Hoak Jokowi, Bursah Zarnubi Sebar 250 Pasukan di Purwakarta, Kararawang, dan Bekasi

(Bursah Zarnubi saat memberikan pembekalan dan pengarahan kampanye door to door di hotel Resinda, Karawang)
Faktanews.id - Ketua Umum Kornas Reliji Bursah Zarnubi kembali memberikan pengarahan dan pembekalan kepada relawan Jokowi. Kali ini, Bursah menyasar Purwakarta, Karawang dan Bekasi, untuk memenangkan pasangan capres-cawapres nomor 01 Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 17 April 2019 nanti.

Menurut Bursah, ada 250 pasukan Reliji yang disebar di daerah tersebut. Mereka dibekali ilmu pengetahuan dan teknis untuk kampanye door to door. Menurut Bursah, Jokowi layak melanjutkan kepemimpinannya sebagai presiden dan kepala pemerintahan periode 2019-2024.

Hal ini disampaikan Bursah saat memberikan pengarahan pada workshop dan pembekalan relawan kampanye door to door di Hotel Resinda Karawang, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).

Menurut Bursah, pasukan Reliji harus siap turun kelapangan dan door to door mengkampanyekan Jokowi. Tugas relawan, kata Bursah, memberikan informasi yang akurat perihal sosok dan profile serta prestaso Jokowi yang sebenarnya. Menurut Bursah, jangan biarkan masyarakat disuguhi informasi hoaks atau bohong yang dialamatkan kepada Jokowi.
"Sebab apa yang tuduhkan kepada pak Jokowi selama ini bohong dan fitnah," tandas Bursah yang juga aktivis pergerakan senior ini.

Agar kampanye door to door efektif, Bursah memberikan panduan kepada relawan. Panduan ini dalam bentuk brosur dan tabloid. Konten dari panduan tersebut adalah soal profile dan prestasi Jokowi dalam membangun bangsa selama 4,5 tahun.

"Ini ada tabloid singkat. Namanya "tabayun". Nanti dengan berita ini masyarakat sadar. Orang-orang yang selama ini terperangkap pada hoak itu," katanya.

Selain tabloid, Bursa juga memberikan brosur kepada relawan Reliji untuk disampaikan kepada masyarakat. Brosur ini memuat informasi tentang bagaimana kerja keras Jokowi menata Indonesia ini ke arah yang lebih baik.
"Brousur ini mewakili hasil pembangunan 4,5 tahun pak Jokowi. Pembangunan  infrastruktur, pembangunan pedesaan. Nanti ini dibawa ke tempat masing-masing supaya masyarakat bisa mengerti dan memahami seluruh informasi yang selama ini mereka tidak dengar," tandas Bursah.

Bursah mengakui kerja relawan tidak mudah karena mereka dihadapkan pada berbarapa tantangan. Namun demikian, kata Bursah, relawan Jokowi tidak boleh menyerah mengkampanyekan Jokowii dan melawan hoaks.

"Kita melatih diri mempengaruhi masyarakat. Kita berdiri tegak, membangun jaringan dan menata mental. Kita .engkampanyekan Jokowi sebagai pemimpin sederhana. Itu karakter yang sulit berubah. Ini harus disampiakan kepada masyarakat, agar masyarakat mendapat informasi utuh," katanya. (RF)
Komentar Anda

Berita Terkini