|

Karena Pengaruh Ini Jokowi Suka "Marah-Marah" Jelang Pilpres Versi Pengamat

FaktaNews.id - Capres nomor.urut 01, Jokowo Widodo (Jokowi) terlihat kerap emosinal menjelang pelaksanaan Pilpres yang bakal digelak pada 17 April 2019 ini. Terakhir, kemarahan Jokowi saat berpidato pada deklarasi "Alumni Jogja Satukan Indonesia" di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3/19).

Pengamat Politik Arbi Sanit menilai ada yang mempengaruhi Jokowi suka emosional akhir-akhir ini. Salah satunya karena disebabkan pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko yang mengatakan Pilpres 2019 adalah "perang total".

"Dia (Jokowi) terpengaruh Moeldoko barangkali, pakai istilah perang, iya itu salah," ujar Arbi usai menjadi narasumber diskusi publik "Selamatkan Demokrasi, Melawan Segala Bentuk Intimidasi Politik" di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (25/3/19).
(Arbi Sanit)
Arbi mengatakan, diksi perang total yang disebutkan oleh Moeldoko merupakan pilihan diksi yang salah. Karena diksi tersebut, kata Arbi, akan membawa nafsu amarah dari pihak-pihak yang berlawanan.

"Saya kira itu amarah tumbuh karena merasa perang, dan dalam perang ini merasa ada kemungkinan kalah, nah itu. Tapi kalau tidak perang, kan tidak ada urusan kalah menang, ya udah biasa aja," ujar Arbi.

Sebelumnya, Jokowi menumpahkan perasaannya saat menghadiri deklarasi "Alumni Jogja Satukan Indonesia" di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (23/3/19).

Pada kesempatan itu, Jokowi dengan nada tinggi menunjukkan kemarahannya atas segala serangan yang dialamatkan kepada dirinya selama ini.

"Dijelek-jelekin saya juga diam. Dicela direndah-rendahkan saya juga diam. Dihujat, dihujat-hujat, dihina-hina saya juga diam. Tetapi hari ini di Yogya saya sampaikan saya akan lawan!" teriak Jokowi. (RF)
Komentar Anda

Berita Terkini