|

Rotasi Kabareskrim Tak Terkait Pilpres 2019

(Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo)
FaktaNews.id - Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah Perwira Tinggi Polri. Salah satu posisi yang terkena rotasi ialah Kabareskrim Polri, dari Komjen Pol Arief Sulistyanto ke Irjen Pol Idham Azis.

Sejumlah pihak mengaitkan rotasi ini dengan gelaran Pilpres pada April mendatang. Namun Mabes Polri secara tegas membantah kabar sumir tersebut. “Nggak ada, nggak ada kaitannya (dengan gelaran Pilpres). Mutasi hal yang alamiah, dan yang biasa setiap organisasi,” ujar Dedi di Mabes Polri, Rabu (23/1).

Menurut Dedi, rotasi sejumlah Pati Polri dalam rangka menambah pengetahuan dan pengalaman seluruh personel. Ditegaskannya, tidak ada motif lain dalam rotasi Pati Polri ini.

“Sama perlakuannya terhadap seluruh anggota Polri, dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Rotasi ini tertuang melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP/2019 tanggal 22 Januari 2019.

Jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri yang tadinya ditempati Komjen Pol Arief Sulistyanto akan digantikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis. Arief sendiri akan menempati jabatan baru Kepala Lemdiklat Polri.

Untuk Kapolda Metro Jaya akan diisi oleh Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. Sebelumnya, Gatot merupakan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri.

Dalam surat tersebut, Kapolri juga merotasi posisi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto yang memasuki masa pensiun. Jabatan itu nantinya akan diisi oleh Komjen Pol Unggung Cahyono.

Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah Perwira Tinggi Polri. Salah satu posisi yang terkena rotasi ialah Kabareskrim Polri, dari Komjen Pol Arief Sulistyanto ke Irjen Pol Idham Azis.

Sejumlah pihak mengaitkan rotasi ini dengan gelaran Pilpres pada April mendatang. Namun Mabes Polri secara tegas membantah kabar sumir tersebut.

“Nggak ada, nggak ada kaitannya (dengan gelaran Pilpres). Mutasi hal yang alamiah, dan yang biasa setiap organisasi,” ujar Dedi di Mabes Polri, Rabu (23/1).

Menurut Dedi, rotasi sejumlah Pati Polri dalam rangka menambah pengetahuan dan pengalaman seluruh personel. Ditegaskannya, tidak ada motif lain dalam rotasi Pati Polri ini.

“Sama perlakuannya terhadap seluruh anggota Polri, dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian kembali melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri. Rotasi ini tertuang melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/188/I/KEP/2019 tanggal 22 Januari 2019.

Jabatan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri yang tadinya ditempati Komjen Pol Arief Sulistyanto akan digantikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis. Arief sendiri akan menempati jabatan baru Kepala Lemdiklat Polri.

Untuk Kapolda Metro Jaya akan diisi oleh Irjen Pol Gatot Eddy Pramono. Sebelumnya, Gatot merupakan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri.

Dalam surat tersebut, Kapolri juga merotasi posisi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Lutfi Lubihanto yang memasuki masa pensiun. Jabatan itu nantinya akan diisi oleh Komjen Pol Unggung Cahyono. (Tri)

Komentar Anda

Berita Terkini