|

Mahfud MD: Jangan Buru-Buru Bilang, Bencana Alam Seperti Tsunami Itu Adzab Allah Karena Kita Banyak Dosa

FaktaNews.id - Bencana tsunami di Selat Sunda menyababkan 168 orang meninggal dunia, 745 orang luka, dan 30 orang dinyatakan hilang.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Moh. Mahfud MD menyampaikan belasungkawa dan duka cita kepada para korban yang dihantam bencana alam tersebut.

"Innaa lillaah wa innaa ilaihi raji'un", kita berduka atas musibah tsunami di Anyer. Kepada semua korban, tanpa membedakan asal usulnya, kita doakan semoga mendapat tempat yg baik di sisi-Nya. Tsunami adl sunnatullah bekerjanya alam yg bisa menimpa siapa saja," cuit Mahfud melalui akun Twitter miliknya @mohmahfudmd, Minggu (23/12/2018).

Selain itu, Mahfud meminta agar masyarakat tidak mudah menyebut bahwa bencana alam yang memproporandakan tanah Banten, Lampung Selatan dan sekitarnya, itu karena karena mereka memiliki banyak dosa.

"Jgn buru2 bilang, bencana alam spt tsunami itu adzab Allah krn kita bnyk dosa. Bilang bgt tdk tepat krn bnyk orng baik dari berbagai komunitas yg tdk jahat yg jg jd korban. Selain itu kesimpulan spt itu menafikan sifat kasih saya Allah. Tsunami adl sunnatullah bekerjanya alam," katanya.

Untuk diketahui, Seperti diketahui tsunami menerjang pantai di sekitar Selat Sunda, khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang pada Sabtu pukul 21.27 WIB (22/12/2018) malam. (RF)
Komentar Anda

Berita Terkini