|

Alasan Barisan Muda KOSGORO 1957 Dukung Noer Fajrieansyah di Kongres KNPI

FaktaNews.id - Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bakal ke-XV digelar di Aceh Desember 2018 mendatang. Sejumlah calon Ketua Umum sudah siap bertarung untuk memperebutkan kursi 1 KNPI.  Noer Fajrieansyah adalah salah satu kandidat caketum yang bakal meramaikan pesta demokrasi KNPI.

Pencalonan eks Ketum PB HMI tersebut mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda KOSGORO 1957 (DPP BMK 1957). Ketua Bidang OKK DPP BMK 1957, Almanzo Bonara, mengatakan pihaknya mendukung Fajrie karena ada kesamaan visi dan misi. Selain itu, kata dia, Fajrie cukup berpengalaman meminpin organisasi nasional.

"Bagi BMK 1957, Noer Fajriansyah memiliki kapasitas, jaringan dan pengalaman dalam memimpin organisasi kepemudaan nasional, yakni sebagai mantan Ketua Umum PB HMI. Dengan kapasitas dan pengalaman itu BMK 1957 meyakini dapat membawa DPP KNPI sebagai wadah berhimpun secara holistik bagi seluruh pemuda Indonesia, dapat menghilangkan dari sekat-sekat partai politik, dan menjadi pilar utama keberagaman pemuda Indonesia yang "Satu Nafas" dalam membangun bangsa," ujar Almanzo dalam keterangan persnya, Minggu (2/12/2018).

Menurut Almanzo, tagline "Satu Nafas" yang digelorakan Fajrie cukup meyakinkan BMK 1957 bahwa dia paham membangun organisasi, potensi dan kreasi pemuda Indonesia. Karena dengan visi, Almanzo menambahkan hal tersebut dapat menjadi semangat dan filosofi yang dapat menyatukan kembali komitmen, visi, cita dan langkah perjuangan pemuda Indonesia.

"Dengan misi itu ia dapat menyatukan seluruh potensi dan kreasi pemuda dalam berkolaborasi aktif mewujudkan Revolusi Industri 4.0, Revisi UU Kepemudaan, menyiapkan kepemimpinan pemuda, dan menjadi solusi setiap persoalan bangsa," tambah dia.

Dan bagi BMK 1957, Almanzo menjelaskan bahwa KNPI merupakan organisasi wadah pemersatu untuk seluruh Pemuda Indonesia, yang harus dipastikan tetap jalan dan eksis, karena KNPI tidak hanya wadah berhimpun tetapi juga merupakan cerminan dari keberagaman dan kekayaan bangsa Indonesia. BMK 1957 masih meyakini KNPI yang dipimpin oleh Muh. Rifai Darus dan Sirajudin Abdul Wahab, sebagai satu-satunya wadah berhimpun yang holistik, plural, representatif dan aspiratif bagi seluruh organisasi kepemudaan Indonesia.

"Kami BMK 1957 berharap akan berjalan dengan aman, lancar dan menggembirakan, serta berharap akan lahir Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021, yang memiliki visi-misi, kepribadian kepemimpinan yang cakap, mandiri, dan berpengalaman dalam memimpin organisasi kepemudaan serta mempunyai jaringan yang luas.

Disebutkan, dengan kriteria Ketua Umum DPP KNPI 2018-2022 yang diinginkan oleh BMK 1957, karena dengan visi-misi yang kuat dan pengalaman yang mapan dalam memimpin organisasi kepemudaan secara nasional dapat memberi optimisme tentang arah dan langkah Pemuda Indonesia khususnya DPP KNPI yang lebih baik kedepan.

"Untuk itu, dalam Kontestasi calon Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021 memdatang, DPP BMK 1957 memberikan sikap politik dengan mendukung Bung Noer Fajrieansyah untuk maju dan menjadi Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021 mendatang," demikian Almanzo. (Zah)
Komentar Anda

Berita Terkini